31 oktober 2009
Kraitong hampir saja bertengkar. Merasa dipecundangi lawan dan dikasari para pemain Kraitong mulai geram. Hal itu semua bermula dari pertandingan yang dilakoni Kraitong FC. Team lawan memang tanpak kuat. Tapi kekuatannya itu tidak sesuai dengan kekasaran nya. Mereka terkesan bermain sangat kasar. Dan hal perlawanan yang diberikan salah satu pemain Kraitong FC, Reza Sulistyo memanglah pas.
Awalnya dari kekasaran salah satu pemain team lawan terhadap Heru bek Kraitong. Mungkin merasa bola yang dikaki Heru susah untuk diambilnya beberapa kali sehingga membuat ia panas. Diikuti dan terus diikuti. Hingga sampai dipinggir lapangan memanasnya mulai memuncak dan menendang kaki Heru sampai kaki Heru tercampak kedepan dengan sedikit jeritan. "EEEiiii""",
Serentak Reza menyambung dengan sahutannya, "Kakinya". Tetapi jawabnya malah dengan sok keras dan lagak ingin memberikan pukulan pada Reza. Serentak semua pemain Kraitong yang terdekat mendekat. Salah satunya Heru yang menantang kembali dan coba melerai.
Pertengkaran itu akhirnya sejenak berhenti ketika pemain itu mulai merasa mundur juga. Ia merasa takut ketika serempak pemain Kraitong mendekat, apalagi para temannya tidak ada yang membantunya karena mereka merasa memang temannya yang salah. Dan pemain itu ditukar, permainan kembali seperti biasa. Dan akhirnya Kraitong mengalami kekalahan dengan kekonsenan yang tidak lagi seperti biasa. Jika saja tidak terbawa emosi pasti keadaan nya akan berubah.
Juga karena banyaknya pemain asing yang ikut dalam pertandingan itu sehingga membuat permainan menjadi terkesan tidak menyatu. Sehingga permainannya jadi tak sama. Harus lebih memikirkan formasi dan pemainnya lagi. (hru)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar