Timnas Futsal Indonesia baru saja menyelesaikan latihan akhir sebagai persiapan jelang lawan Malaysia, Rabu (24/2) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Pelatih Robby Hartono fokus pada pemantapan kerjasama dan mengasah ketajaman finishing touch para pemainnya.
Tidak hanya fokus pada kerjasama, diakhir latihan, Sayan Karmadi dkk juga dilatih melakukan eksekusi tendangan penalti. Latihan ini sangat perlu dilakukan untuk mengantisipasi laga lawan Malaysia nanti berakhir seri hingga babak perpanjangan waktu.
“ Kita sih berharap bisa memenangkan pertandingan tanpa harus melalui drama adu penalti. Tapi, latihan seperti ini memang mutlak harus dilakukan saat menghadapi laga krusial seperti ini. Pengalaman kalah adu penalti dari Vietnam tahun lalu jadi pelajaran bagi kita,” ungkap Kiper timnas Indonesia, Yos Adi Wicaksono.
Khusus untuk Yos, ia tidak hanya berlatih menggagalkan tendangan penalty. Namun juga berlatih mengeksekusi tendangan penalty. Pasalnya, ia punya pengalaman buruk saat gagal mengeksekusi tendanga penalty di semi final AFF Futsal Championship 2009 lalu.
Pada latihan yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, kapten tim Vennard Hutabarat hanya duduk di pinggir lapangan. Ia tidak bisa bergabung dalam latihan karena mengalami cedera di kaki kirinya.
“ Kata dokter saya harus istirahat. Mudah – mudahan besok pagi bengkak di kaki sudah mulai hilang, “ kata Vennard yang tetap berharap bisa dimainkan lawan Malaysia.
Latihan sore tadi juga disaksikan langsung oleh Ketua Komite Futsal PSSI, Ferry Paulus. Kehadiran pria yang juga menjadi Koordinator LOC AFC Futsal Championship 2010 Qualifier ini untuk memberikan dukungan moril kepada Sayan Karmadi dkk.
Sementara itu, pekerjaan pelatih Robby Hartono belum selesai. Ia masih akan melihat kembali rekaman pertandingan tim Malaysia untuk mempelajari kekuatan lawannya tersebut. (asp)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar